Posted on Leave a comment

Powerpoint Template Presentation (PPT-03)

Powerpoint template yang ini nih…, bertema tentang lagalitas, urrrusan ranah hukum, dengan warna dominan gelap. Kesan yang ditimbulkan adalah karakter yang tegas dan kuat.

Namun demikian…, ini hanyalah template yang bisa dirubah, domodifikasi isinya…, baik gambar maupun temanya itu sendiri sesuai kebutuhan pengguna. Jadi tidak harus untuk tema hukum.

Jika anda suka warna dan layoutnya, tapi tema lain selain hukum…ya bisa saja. Toh…, ini hanya template, pengguna bebas memodifikasi.

Powerpoint  ini terdiri dari 36 layout unik yang berbeda-beda. Sehingga banyak pilihan. Dan layout yang paling anda suka bisa diduplikasi sesuai kehendak anda. Yang tidak terpakai tinggal hapus saja.

Tiga puluh enam slide cukup untuk presentasi dengan durasi panjang atau dipercepat… jangan sampai audient kehilangan moodnya akhirnya tidak tercapai klimaks dari presentasi anda.

Oke tidak perlu panjang lebar, silahkan anda order template powerpoint yang keren tapi murah ini. Jika mau lihat pilihan lain ada semuanya disini !

Oh, ya mohon perhatian : Produk template powerpoint ini adalah produk digital download. Jadi jika anda order pengiriman filenya akan diberikan link download melalui email anda. Tidak ada ongkir . Jika dalam diskripsi ada ukuran berat, ongkir dan lain-lain itu hanya data untuk persyaratan upload saja.

Kami tidak mengirimkan  dalam bentuk fisik kepada anda.

 

Posted on Leave a comment

Bagaimana Bersikap Pada Anak agar Anak Bersikap Baik.

Judul : BAGAIMANA BERSIKAP PADA ANAK AGAR ANAK BERSIKAP BAIK.
Penulis : Sal Severe, Ph.D.
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama- Jakarta
Tebal : 271 halaman
Dimensi : 23 cm x 14,5 cm
ISBN : 979-655-638-7
Kondisi : bekas / baik
Cetakan : 2002
Harga : Rp. 40.000,-

Menajadi orang tua tak selamanya mudah. Anak-anak bertengkar, anak tidak mau di atur, anak malas membuat PR dan lain-lain. Kita kadangkala harus berteriak 5 kali agar anak mau mendengarkan. Kita harus menjanjikan hadiah agar anak mau membuat PR. Setiap hari kita harus berpuluh-puluh kali mengatakan, “Ayo sudah !” dan “jangan !” Kita jadi bisa bertengkar dengan pasangan kita soal bagaimana cara

mendisiplinkan anak. Lalu kita jadi merasa bersalah bila telah menghukum mereka………

Buku ini mengajar kita bagaimana harus bersikap pada anak, agar mereka mau bersikap baik. Agar mereka mau menurut, agar kita terhindar dari pembantahan yang melelahkan hati dengan mereka. Dengan membaca buku ini kita akan merasa lebih mudah menerapkan disiplin pada anak-anak kita.
……………
Daftar Isi :
Prakata
Ucapan Terimakasih
Pengantar
  • Bagaimana orang tua yang baik harus bersikap.
  • Merumuskan kembali tata tertib.

Bagaimana anak-anak belajar bersikap ?

  • Bagaimana anak-anak mencontoh ?
  • Anda dan anak-anak anda saling belajar

Memusatkan perhatian pada tingkahlaku dan sikap positif anak-anak.

  • Sorotilah tingkah laku yang baik
  • Jangan pernah memberi es krim dengan gratis
  • Diagram dan kontrak
  • Menggunakan aturan dan konsekwensinya
  • Bersikap positif
  • Memotivasi anak
  • Harga diri : penetu timbulnya motivasi
  • Tetap bersikap konsisten walaupun tidak mudah
  • Bagaimana bersikap lebih konsisten ?
  • Mengurangi perilaku “cari perhatian”

Pemecahan sederhana terhadap masalah-masalah yang terus terjadi.

  • Menyelesaikan konflik antara kakak adik
  • Tanggungjawab, tugas rumah tangga dan uang saku
  • Masalah membuat PR
  • Kurang konsentrasi, hiperaktif, dan tingkahlaku
  • Perceraian dan dampaknya pada tingkah laku anak.
  • Tekanan teman sebaya

Menikmati menjadi orang tua

  • Berjanji untuk menghargai

Tentang Penulis

Buku ini sangat bagus, mendidik, dan harus di miliki anda yang sudah punya anak….!
Posted on Leave a comment

Buku Chairul Tanjung Si Anak Singkong

  • Judul : CHAIRUL TANJUNG Si Anak Singkong
  • Kategori : Biografi
  • Penulis : Tjahja Gunawan Diredja
  • Penerbit : Kompas – Jakarta
  • Tahun Terbit :2012
  • Tebal : 400 halaman
  • Dimensi : 14 cm X 21 cm
  • ISBN : 978-979-709-650-2
  • Kondisi : BARU
  • Harga : Rp. 45.000,-
 
“Bung CT merupakan salah satu tokoh muda yang sukses membangun komunitas bisnisnya, bukan berangkat dari sesuatu yang sudah besar.
Perjuangannya dalam membangun apa yang telah dicapainya sampai saat ini tidak lepas dari kepemimpinan dan visi yang dimilikinya dalam ikut serta
membangun negara ini. Buku ini menceritakan secara rinci perjuangannya itu”. 
Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Politik, Hukum,
dan Keamanan Kabinet Indonesia Bersatu II
”The story of Chairul Tanjung’s rags-to-riches rise to become one of Indonesia’s most prominent and well-respected businessmen is both endearing and inspiring.”
”Pak Chairul’s ability to succeed in today’s Indonesia based on little more than hard work, loyalty and a keen eye for business opportunity
will give heart to he up-and-coming generation of Indonesian entrepreneurs.”
Adam Schwarz, Author, A Nation in Waiting: Indonesia’s
Search for Stability
“Sosok CT mengingatkan konsep filosofis ”dari tiada menjadi ada”.
Di tangan CT, konsep itu menjadi riil. Berkat ketekunan dan kerja kerasnya,
CT berhasil menciptakan sekian usaha baru yang bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, dan banyak orang. Di antaranya menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 75.000 karyawan dan mengharumkan nama Indonesia di mata internasional”.
Jakob Oetama, Pemimpin Umum Harian Kompas
“Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokal pun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya, ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi, ini merupakan upaya perusahaan nasional Indonesia bisa berdiri sendiri, dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal ini patut diapresiasi agar Indonesia dapat bersaing di kancah dunia. Resapi secara mendalam buku ini, dan Anda akan memahami prinsipnya dalam menjalankan usahanya”.
Soekarwo, Gubernur Jawa Timur
“Negeri kita telah banyak melahirkan putra terbaik, yang karyanya
merupakan manifestasi dari kecintaan kepada negerinya. Sedikit berbeda
dari yang lainnya, kecintaan CT pada Indonesia selalu diwujudkan dalam kerja keras dan kerja nyata, yang dapat juga dinikmati oleh masyarakat luas. Pemikiran-pemikirannya dapat menjadi mercusuar bagi generasi muda
yang memiliki hasrat dan mimpi yang sama”.
Tantowi Yahya, Artis, Anggota DPR RI

Bersumber dari : http://media.kompasiana.com/buku/2012/07/21/buku-chairul-tanjung-si-anak-singkong/
Buku ini mengisahkan penggalan perjalanan pahit getir dan jatuh bangunnya Chairul Tanjung alias CT sebagai pengusaha yang merintis usaha dari nol tanpa fasilitas dari pemerintah. Buku yang terdiri 384 halaman ini juga dilengkapi sejumlah foto yang mengisahkan berbagai aktivitas bisnis maupun kegiatan sosial CT. Termasuk beberapa foto saat CT masih remaja.

Pada buku ini antara lain memaparkan bahwa dalam usia 50 tahun, CT telah berhasil menjadi tokoh sukses di berbagai bidang. Terutama pada bidang bisnis properti, perbankan, asuransi, perhotelan, pasar modal, dan media massa. Total asetnya pun kini bernilai triliunan rupiah.

(sumber foto: tribunnews.com)

Majalah Forbes, sebuah majalah bisnis dan finansial Amerika Serikat yang didirikan pada 1917 oleh BC Forbes, pada Maret 2012 mengeluarkan daftar 1.226 orang terkaya di dunia. Sebanyak 17 di antaranya adalah orang Indonesia. Nah, nama CT termasuk di antara 17 nama itu. Tepatnya pada urutan 634 orang terkaya di dunia. Kekayaan pribadi CT disebut mencapai dua miliar dolar AS atau setara Rp 18 triliun (kurs: 1 dolar AS = Rp 9.000).

Padahal, CT bukan berasal dari keluarga anak konglomerat. Juga bukan anak jenderal. Bos CT Corp (Chairul Tanjung Corpora) yang menaungi puluhan perusahaan ini mengaku sebagai anak dari keluarga sederhana.
Ayahnya, AG Tanjung, adalah wartawan sekaligus pengelola surat kabar beroplah kecil sejak Orde Lama. Namun saat Orde Baru berkuasa, surat kabar yang dikelola ayahnya itu kemudian dipaksa tutup karena berseberangan secara politik dengan penguasa saat itu. Kondisi ini membuat orangtuanya menjual rumah dan berpindah tinggal.

Masa kecil CT dilewati di Gang Abu, Batutulis, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Katanya, pada tahun 1970-an, merupakan satu di antara kawasan terkumuh di Jakarta. Jalanan tanah, becek, dan banjir kala hujan. Semua rumah di kawasan ini merupakan rumah petak kecil, beratap pendek, dinding tambal sulam, dan tak ada bangunan bertingkat.

Kondisi keuangan orangtua CT pun saat itu terbatas. Ibu CT, Halimah, sampai harus menggadaikan kain halus miliknya untuk membiayai kuliah pertama CT di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia (UI). Namun sadar dengan keterbatasan keuangan orangtuanya, Chairul tumbuh menjadi anak yang kreatif, pekerja keras, dan mandiri sejak muda. Kini ia pun menuai hasilnya.

Masa Mahasiswa

Di buku ini juga mengisahkan bahwa sejak kuliah di FKG UI, CT pun harus mencari sendiri uang agar bisa membiayai kebutuhan kuliahnya. Di awali dengan membuka usaha fotokopi di kampusnya. Lalu masuk ke bisnis alat-alat kedokteran gigi untuk memenuhi kebutuhan rekan-rekannya.

Sembari menjalankan bisnis di kampus, CT juga aktif dalam urusan gerakan kemahasiswan. Buktinya ia sempat dipercaya sebagai Ketua Ex-Officio Dewan Mahasiswa UI. Lalu pada 1984, ia terpilih menjadi Koordinator Mahasiswa se-Jakarta. Pada tahun yang sama, ia juga terpilih sebagai mahasiswa teladan tingkat nasional.

Saat mahasiswa, ia dan rekannya terlibat dalam gerakan menolak militerisme masuk UI dengan menggelar mogok kuliah. Tak hanya menggembok, tapi juga mengelas pintu masuk fakultas. Pasalnya, saat itu terdengar isu bahwa Mayjen TNI Nugroho Notosusanto akan diangkat Rektor UI menggantikan Prof Dr Mahar Mardjono.

Selepas kuliah, CT pernah mendirikan PT Pariarti Shindutama yang memproduksi sepatu anak-anak untuk ekspor.  Kepiawaiannya membangun jaringan dan sebagai pengusaha membuat bisnisnya pun semakin berkembang. Di bidang keuangan, ia mengambil alih Bank Karman yang kini bernama Bank Mega.
Di bidang bisnis bidang penyiaran dan multimedia, ia juga sukses membesarkan Trans TV. Lalu membeli TV7 dan mengubah namanya menjadi Trans7. Lalu membuat Trans Studio. Satu di antaranya adalah Trans Studio Mall yang ada di Makassar.  Pada 1 Desember 2011, Chairul meresmikan perubahan nama Para Grup menjadi CT Corp. CT adalah singkatan dari namanya.

Mungkin dinilai sukses di bidang bisnis dan telah menjadi konglomerat serta pemilik media massa, CT sempat ditawari beberapa petinggi untuk bergabung di partainya. Namun ayah dua anak dan suami dari Anita Ratnasari ini menolak bergabung di partai politik. Ia memilih kukuh dan fokus sebagai pengusaha.

Silahkan di order, harga di sini lebih murah di bandingkan di tempat lain…!

Posted on Leave a comment

Jual Buku 7 Keajaiban Rezeki di Bekasi – 082213197730

  • Judul : 7 Keajaiban Rezeki
  • Kategori : Buku Seri Otak Kanan
  • Penulis : Ippho “Right” Santosa
  • Penerbit : Elex Media Komputindo – Jakarta
  • Tahun Terbit :2010
  • Tebal : 165 halaman
  • Dimensi : 21 cm X 14,5 cm
  • ISBN : 978-979-27-6923-4
  • Kondisi : baru
  • Harga : Rp. 60.000,.

Rezeki Bertambah, Nasib Berubah, Dalam 99 hari, Dengan Otak Kanan…..

Ippho “Right” Santosa di kenal dengan Pakar Otak Kanan, Penulis Mega-Best Seller, dan Penerima MURI Award. Buku sangat cocok bagi semua orang sangat menginspirasi kita untuk bertindak, berbuat, dengan cara-cara yang baru.

DAFTAR ISI :
Bacalah

  1. Sidik Jari Kemenangan ( Lingkar Diri )
  2. Sepasang Bidadari ( Lingkar Keluarga )
  3. Golongan Kanan ( Lingkar Diri )
  4. Simpul Perdagangan ( Lingkar Sesama )
  5. Perisai Langit ( Lingkar Diri )
  6. Pembeda Abadi ( Lingkar Diri )
  7. Pelangi Ikhtiar ( Lingkar Diri )

Lampiran : “Biangnya Keajaiban”
Profil Ippho Santosa 

Saya berani katkan bahwa anda sangat rugi jika tidak mau membaca buku ini. Isinya Luar Biasa…

Sedikit cuplikan :
…….Jika buku lain membahas tentang bagaimana meraih kesuksesan, maka buku ini menunjukan bagaimana cara mempercepatnya-kebetulan dengan pendekatan otak kanan dan sentuhan-sentuhan Islam. Anda boleh menyebutnya percepatan-percepatan, lompatan-lompatan, atau keajaiban-keajaiban.Terserah Anda. Pokoknya… intinya yah begitu ! Apakah itu terkait keuangan, kesehatan, impian, prestasi, hubungan, jodoh, atau apa saja. dan Inilah Pedomannya :

  • Lingkar Pengaruh itu di awali dari Lingkar Diri, Lingkar Keluarga, Lingkar Sesama, Lingkar Semesta, sampai Lingkar Pencipta. Istilah-istilah barusan mungkin membuat kening anda sedikit berkerut. Yah, tidak perlu buru-buru minum panadol. Karena anda akan segera memahami begitu bersinggungan langsung dengan keajaiban-keajaiban yang tertera di buku ini. Dimulai dari halaman berikutnya.
  • Kalau anda berhasil menggenggam erat-erat dari  tiga lingkar yang pertama, maka dengan sendirinya anda akan berhasil menyentuh dua lingkar yang berikutnya yang jauh lebih besar. Namun hukum sebaliknya juga berlaku sepenuhnya.Kalau anda mengabaikan Lingkar Diri, Lingklar Keluarga, dan Lingkar Sesama maka anda akana betul-betul terasing dari Lingkar Semesta dan Lingkar Pencipta. Itu Pasti !
  • Dan ternyata hampir semua keajaiban yang tertera di buku ini bermula dari Lingkar Diri. Itu artinya segala sesuatu memang bermula dari diri anda sendiri.Tegas-tegas saya katakan bahwa andalah aktor utamanya.Andalah faktor penentunya ! Maka janganlah anda sibuk menengok ke luar dan lupa melongok ke dalam.
  • Adapun 7 keajaiban itu ialah : Sidik Jari Kemenangan, Sepasang Bidadari, Golongan Kanan, Simpul Perdagangan, Perisai Langit, Pembeda Abadi, dan Pelangi Ikhtiar.Satu lagi, sebaiknya seluruh keajaiban di baca secara berurutan, dari awal sampai akhir. Bukan lompat-lompat………………

Yang pasti anda wajib beli buku ini….sangat saya rekomendasikan. Silahkan di order mumpung masih tersedia.